Cara Merawat Peralatan Berkebun

Anda yang suka berkebun, mungkin seperti saya, yang terkadang malas membersihkan serok atau gunting pangkas dari tanah dan lumpur, yang akhirnya peralatan berkebun saya pun berakhir dengan tumpukan karat dan kerak tanah yang lengket sulit dibersihkan.

Setelah berkali-kali membeli peralatan berkebun yang sama, saya baru mikir kenapa saya tidak mencoba merawat peralatan yang sudah saya miliki agar tidak terlalu sering membeli peralatan yang sama. Karena peralatan berkebun bisa tahan lebih lama bila dirawat dengan benar.

Yang paling utama adalah simpan peralatan Anda bila tidak sedang digunakan. Jangan biarkan peralatan berkebun Anda tertinggal di halaman berhari-hari terkena panas dan hujan. Bila sudah terlanjur terkena karat, anda bisa menggunakan cairan pembersih karat yang bisa dibeli di toko peralatan rumah dan bersihkan dengan sabut cuci. Untuk menghindari timbulnya karat lagi, olesi dengan sedikit minyak untuk mencegah timbulnya karat dan membuat peralatan berkebun lebih mudah digunakan.

Perawatan mata gunting pangkas juga sebaiknya dilakukan rutin. Miliki pengasah pisau atau Anda bisa meminta tukang asah untuk menajamkan kembali gunting pangkas Anda yang sudah mulai tumpul. Bila gunting sudah patah atau bengkok dan tak dapat lagi digunakan, sebaiknya Anda beli gunting yang baru.

Bila gunting pangkas sudah bersih dan tajam, lakukan perawatan rutin berikut : lap mata gunting hingga kering menggunakan kain lap halus. Setiap selesai memangkas ranting atau batang tanaman, tuangkan cairan pelarut seperti alkohol atau terpentin pada kain lap dan gunakan untuk membersihkan mata gunting dari getah tanaman yang menempel.

Selain perawatan, gagang kayu peralatan Anda bisa diampelas, dipernis lalu dicat ulang menggunakan cat enamel berbahan dasar minyak agar tampilannya menjadi lebih sedap dipandang dan membuat Anda semakin semangat dalam berkebun.

Jika anda membutuhkan peralatan berkebun anda bisa membelinya secara online di peralatanberkebun.com atau kunjungi tokonya secara langsung, toko tersebut jual peralatan berkebun paling lengkap berkualitas dengan harga yang terjangkau

Peralatan yang Wajib Anda Beli Untuk Membuka Usaha Bengkel Motor

Halo sahabat otomotif masih dengan saya yang akan membahas mengenai berbagai tips dan juga informasi dari dunia Otomotif, untuk kesempatan kali ini saya ingin membahas mengenai Tips atau beberapa Informasi perlengkapan tools atau alat-alat motor yang perlu kalian sediakan jika ingin membuka bengkel motor paling lengkap yang pernah ada. Tidak semua bengkel motor mempunyai tools motor yang lengkap sehingga tak sedikit para pengguna motor kurang puas dengan pelayanan yang diberikan. Ini menjadi saran penting untuk anda yang ingin membuka bengkel, bukan hanya skill saja yang diperlukan, Namun juga perlengkapan yang lebih sehingga bagi pengendara yang ingin memperbaiki motor menjadi lebih percaya akan skil dan juga kepada bengkel motor anda.

Berbagai peralatan bengkel motor yang perlu anda sediakan merupakan peralatan standar yang digunakan untuk memperbaiki semua bagian pada motor, nah untuk mengetahui alat-alat apa saja yang harus ada di bengkel anda kami mempunyai daftar beberapa alat yang harus anda siapkan untuk keperluan bengkel Motor anda. Ingin tahu seperti apa ? simak langsung ulasannya dibawah ini.

Nah sebelum kita langsung membahas sebenarnya alat-alat apa saja yang diperlukan oleh para pebisnis bengkel motor ternyata ada 2 jenis, yaitu :

  • Peralatan sepeda Motor jenis Manual ( Yaitu peralatan sepeda motor yang menggunakan tenaga manual atau dari tangan manusia sendiri)
  • Peralatan Sepeda Motor Mesin ( peralatan sepeda motor yang sudah modern menggunakan bantuan mesin untuk keperluan lainnya/ mempermudah pekerjaan dari proses manual)

Nah kalau sekarang kalian sudah tahu jenis-jenis peralatan sepeda motor itu apa saja, langkah berikutnya saya akan memberi tahu alat-alat apa saja yang seharusnya ada di dalam bengkel Motor anda. Penasaran seperti apa ? simak langsung ulasannya dibawah ini yah.

Daftar peralatan Tools sepeda motor yang paling lengkap :

Kunci T

Kunci T ini sangat perlu dan harus ada untuk sebuah bengkel, dimana dengan kunci T ini akan mempermudahkan pelepasan dan pengenduran Baut yang mempunyai sisi Segi Delapan dan juga bisa digunakan untuk keperluan lainnya, Kunci T ini memiliki ukuran berbagai macam sesuai dengan Ukuran dari kendaraan motor anda. Seperti Ukuran 7mm, 8mm, 9mm, 10mm, 11mm, 12mm, 13mm, 14mm.

Kunci Pas RING

Kunci pas Ring ini sebenarnya sudah ada di motor pada saat anda membeli dari dealer, maka akan di bonusi Kunci Pas Ring ini. Pada dasarnya Kunci Pas Ring ini akan digunakan untuk memperbaiki tempat-tempat yang susah untuk di jangkau oleh tangan. Beberapa ukuran yang harus ada di bengkel anda yaitu ukuran 8mm, 9mm, 10mm, 11mm, 12mm, 13mm, 14mm, 15mm, 16mm, 17mm, 18mm, 19mm, 20mm, 21mm, dan ukuran lain sebagainya.

Kunci Ring

Hampir sama dengan kunci pas Ring yang saya sebutkan diatas namun ukurannya lebih sedikit kecil dari kunci pas Ring. Ukurannya juga sama dengan ukuran Kunci pas ring.

Kunci Bintang

Kunci bintang ini juga perlu untuk disediakan karena berperan untuk membantu membuka Baut pada bagian cakram sepeda Motor, kunci bintang ini tersedia berbagai ukuran sesuai dengan cakram sepeda motor.

Peralatan lainnya yang perlu ada di bengkel anda :

  • Kunci shock
  • Kunci L
  • Kunci Inggris
  • Kunci Busi
  • Obeng bisa + dan –
  • Obeng ketok
  • Tang
  • Palu
  • Pahat
  • Gergaji besi
  • Kikir
  • Snei dan Tap
  • Ragum
  • Kunci Y cabang 3

Nah itulah beberapa peralatan lengkap yang harus ada di bengkel anda jika anda ingin membangun bisnis bengkel Motor dan membutuhkan peralatan bengkel motor anda bisa membelinya secara online di alatbengkel.net atau kunjungi tokonya secara langsung, toko online yang jual peralatan bengkel motor terlengkap termurah ddengan harga terjangkau

Jenis-jenis dan Fungsi Peralatan Kebersihan

a.       Jenis alat pembersihan pada dasarnya di bagi menjadi 2 :

1.)     Alat pembersih Manual

Alat pembersih yang digunakan dengan tenaga manusia

2.)     Alat pembersih Makinal

Alat pembersih yang digunakan dengan mesin dan menggunakan listrik

 

b.       Menurut bentuk dan fungsinya alat pembersihan dikelompokkan atas

1.)     Sapu dan sikat (broom & brush)

Jenis-jenis sapu yang dipakai di industry pariwisata tidak jauh berbeda dengan yang di pakai dirumah tetapi jenis sikat yang dipakai cukup banyak baik ukuran, bentuk, bahan maupun fungsinya. Bulu-bulu (bristle) untuk sikat tersebut dari bermacam bahan lain :

–          Bulu binatang

–          Ijuk rumput

–          Baja

–          Nylon

–          Plastic dan sebagainya

Contoh-contoh sikat :

–          Sikat lantai (floor brush)

–          Sikat tangan (hand brush)

–          Sikat baja (steel brush)

–          Sikat jamban (toilet bowl brush)

–          Sikat sepatu (shoe brush)

–          Kuas (paint brush)

2.)     Penampung (container)

Yang termasuk dalam kelompok ini adalah semua alat pembersih yang didalamnya dapat diisi sesuatu, baik alat pembersih yang lain, bahan pembersih maupun kotoran atau sampah.

Contoh :

–          Keranjang sampah (waste basket)

–          Ember (bucket)

–          Sodo sampah (dust pan)

–          Botol semprotan (bottle sprayer)

–          Kerata pramugraha/houseman (trolley)

–          Kantong sampah atau debu (dust bag)

–          Kantong

3.)     Lena (linen)

Jumlah alat kerja yang tergolong ke dalam kelompok lena (linen) cukup banyak, baik bentuk dan jenisnya. Untuk menekan biaya sering dibuat dari lena hotel yang telah rusak (O.O.Linen)

Linen Cleaning equipment yang biasa dipakai dalam kegiatan sehari-hari meliputi :

–          Lap lembut (soft cloth)

–          Lap katun (cotton cloth/cleaning rag)

–          Lap pel (floor cloth)

–          Lap sepatu (shoe cloth)

–          Lobby / floor duster

–          Mop

Beberap jenis lap harus digunakan khusus misalnya :

–          Lap WC (sanitizing cloth)

–          Lap gelas (glass cloth)

–          Chamois, untuk membersihkan kaca

4.)     Pelindung  (protective)

Peralatan pelindung adalah alat yang digunakan untuk melindungi pekerja dari bakteri atau bahaya lainnya

Contoh :

–          Sarung tangan (hand glove)

–          Masker

–          Pelindung kepala (helm)

–          Tali / sabuk pengaman)

–          Jarring / net

5.)     Pelengkap / pembantu (supporting)

Peralatan pelengkap / pembantu adalah alat pembantu atau pelengkap yang digunakan untuk menunjang berhasilnya suatu teknik pembersihan.

Contoh :

–          Tangga

–          Rak jemuran

6.)     Mekanik (mechanical)

Alat pembersih ini menggunakan mesin. Untuk menghemat waktu dan tenaga serta meningkatkan mutu alat kebersihan alat mekanik sangat tepat dipergunakan. Tetapi bias any alat-alat ini lebih mahal daripada alat manual.

Contoh :

–          Shampooing machine (mesin khusu)

–          Vaccum cleaner

a.       Dry vaccum cleaner

b.       Wet vaccum cleaner

–          Floor machine

Floor machine biasanya disebut juga “multi purpose cleaner” karena dapat digunakan untuk bermacam-macam teknik pembersihan :

a.       Untuk menyikat lantai (brussing floor)

b.       Untuk menyemir (polishing floor)

c.        Untuk mengkilapkan lantai (buffing floor)

d.       Untuk membersihkan permadani atau karpat dengan shampoo (shampooing karpet)

Disamoing kelompok alat-alat tersebut masih ada beberapa alat pembersih yang belum dimasukkan dalam salah satu kelompok antara lain :

–          Glass wiper

–          Floor squeezer

–          Sponge

Jika anda membutuhkan peralatan kebersihan anda bisa membelinya secara online di Alatkebersihan.net yang Jual Alat Kebersihan paling lengkap berkualitas dengan harga terjangkau

Cara Menggunakan Spray Gun/Cat Semprot

Cara Menggunakan Spray Gun/Cat Semprot

Spray gun digunakan untuk mengatomisasikan benda cair, umumnya cat. Dengan menggunakan spray gun, hasil pengecatan akan menjadi lebih baik dan menghemat pemakaian cat dibanding menggunakan kuas. Untuk mendapatkan hasil pengecatan yang baik saat menggunakan spray gun, kita memerlukan latihan dan pengalaman. Bagi kamu yang baru saja ingin belajar mengecat ataupun membeli spray gun, tips-tips dibawah ini dapat membantu kamu untuk menentukan jenis spray gun apa yang perlu kamu beli.

Bagian-bagian spray gun:

https://i1.wp.com/www.pakeotac.com/wp-content/uploads/2015/08/bagian2-spray-gun.jpg

  1. Tabung/tangki cat
  2. nozzle/nozzle cap
  3. tuas spray/trigger
  4. knob pengatur luas semburan cat
  5. knob pengatur jumlah cat yang dikeluarkan dari nozzle
  6. knob untuk mengatur tekanan udara yang masuk ke spray gun

Tidak semua spray gun terdapat knob untuk mengatur tekanan udara masuk (no 6). Tetapi kita bisa memasang alat bernama pressure regulator pada bagian bawah (lubang angin) spray gun. Pada alat ini biasa sudah terdapat penunjuk tekanan berupa digital ataupun analog.

https://i1.wp.com/www.pakeotac.com/wp-content/uploads/2015/08/DSC085801.jpg

Jenis-jenis spray gun:

https://i2.wp.com/www.pakeotac.com/wp-content/uploads/2015/08/DSC08606.jpg

suction feed(kiri), gravity feed (tengah,kanan).

SUCTION FEED

Pada spray gun dengan tipe suction feed, tabung terdapat pada bagian bawah spray gun. Spray gun jenis ini membutuhkan banyak energi/angin untuk dapat menghisap dan menyemburkan cat, selain itu karena bodynya yang besar spray gun jenis ini tidak cocok untuk mengecat permukaan-permukaan kecil yang sempit. Kelebihan dari spray gun jenis ini adalah dapat menampung banyak cat sehingga cocok untuk pengecatan dengan bidang yang besar, seperti tembok, pagar.

GRAVITY FEED

Pada spray gun dengan tipe gravity feed, karena tabung terletak pada bagian atas spray gun maka cat akan keluar melalui nozzle dengan sendirinya dan angin hanya berfungsi untuk menyemburkan cat sehingga tidak menghabiskan banyak energi/angin. Ini adalah jenis spray gun yang paling sering digunakan untuk mengecat mobil,motor dll.

Selain suction feed dan gravity feed, nozzle pada spray gun juga berbeda-beda ukuran tergantung bidang apa yang akan dicat dan seberapa kental cat yang akan disemprotkan. Spray gun pada gambar tengah, ukuran nozzle nya adalah 1,5 mm, sedangkan yang kanan ukuran nozzlenya adalah 0,8mm. Ukuran nozzle juga mempengaruhi besar pola semburan cat, jadi jika bidang yang akan di cat kecil gunakanlah spray gun dengan ukuran kecil dan sebaliknya.

Cara menyetel dan menggunakan spray gun

Apapun jenis spray gun, cara menyetel dan menggunakan spray gun pada dasarnya semua sama. Untuk mendapatkan setelan yang maksimal, kita perlu mencoba berulang-ulang. Karena dengan berbedanya kekentalan cat, maka akan berbeda pula setelan nya.

1. Atur tekanan angin output pada kompresor menjadi 26 psi atau sesuai dengan buku manual yang terdapat saat membeli spray gun, lalu pasang spray gun pada selang kompresor.

https://i2.wp.com/www.pakeotac.com/wp-content/uploads/2015/08/DSC08617.jpg

2. Masukan cat kedalam tangki, lalu tutup.

https://i2.wp.com/www.pakeotac.com/wp-content/uploads/2015/08/DSC08591.jpg

3. Setel knob untuk mengatur jumlah cairan yang akan keluar dari nozzle. Putar searah jarum jam untuk mengecilkan dan putar berlawanan jarum jam untuk memperbanyak.

https://i2.wp.com/www.pakeotac.com/wp-content/uploads/2015/08/DSC08631.jpg

4. Setel tekanan angin yang masuk kedalam spray gun. Disini dibutuhkan trial dan error untuk mendapatkan hasil penyemburan yang pas. Prinsipnya adalah jika terlalu banyak angin maka cat akan menjadi kabut dan berbintik-bintik,cat menjadi boros dan hasil tidak akan bagus. Sebaliknya, jika terlalu sedikit angin maka cat tidak akan menyembur dengan sempurna.

https://i0.wp.com/www.pakeotac.com/wp-content/uploads/2015/08/DSC08632.jpg

5. Setel knob untuk mengatur luas semburan cat. Putar knob searah jarum jam untuk mengecilkan luas semburan dan putar berlawanan arah jarum jam untuk memperbesar luas semburan.

https://i1.wp.com/www.pakeotac.com/wp-content/uploads/2015/08/DSC08630.jpg

Sebelum mengecat pada bidang yang akan dicat, test terlebih dahulu hasil semburan cat pada kertas atau koran.

https://i0.wp.com/www.pakeotac.com/wp-content/uploads/2015/08/DSC08581.jpg

Masalah-masalah umum pada spray gun.

  1. Cat tidak keluar, angin keluar dari tangki cat → Nozzle buntu, cat terlalu kental
  2. Cat menetes/terciprat saat disemburkan → Tekanan angin kurang atau nozzle bocor/kotor
  3. Hasil cat tebal → Cat yang keluar dari nozzle terlalu banyak

Jika anda membutuhkan spray gun atau alat perkakas angin (pneumatic tool) lainnya anda bisa mengunjungi alatperkakas.com yang jual alat perkakas

Macam Macam Multimeter

1. Multimeter Analog
Multimeter Analog atau yang biasa disebut multimeter jarum adalah alat pengukur besaran listrik yang menggunakan tampilan dengan jarum yang bergerak ke range-range yang kita ukur dengan probe . Multimeter ini tersedia dengan kemampuan untuk mengukur hambatan ohm, tegangan (Volt) dan arus (mA). Analog tidak digunakan untuk mengukur secara detail suatu besaran nilai komponen, tetapi kebanyakan hanya digunakan untuk baik atau jeleknya komponen pada waktu pengukuran atau juga digunakan untuk memeriksa suatu rangkaian apakah sudah tersambung dengan baik sesuai dengan rangkaian blok yang ada.
2. Multimeter Digital
Multimeter Digital hampir sama fungsinya dengan multimeter analog tetapi multimeter digital menggunakan tampilan angka digital. Multimeter digital pembacaan pengukuran besaran listrik yang lebih tepat jika dibanding dengan multimeter analog, sehingga multimeter digital dikhususkan untuk mengukur suatu besaran nilai tertentu dari sebuah komponen secara mendetail sesuai dengan besaran yang diinginkan.
Jika anda membutuhkan multimeter atau alat ukur lainnya kunjungi alatukur.web.id jual alat ukur digital maupun analog terlengkap berkualitas dengan harga terjangkau

Macam Macam Dongkrak Mobil dan Fungsinya

Macam Macam Dongkrak Mobil dan Fungsinya

Dongkrak mobil digunakan untuk mengangkat mobil, mengangkat mobil ini sering dilakukan untuk oleh pemilik mobil memperbaiki bagian bawah mobil seperti kaki-kaki mobil (velg, ban, shockbreaker, dll) ataupun mesin yang letaknya berada di bawah mobil (misalnya pada mobil minibus). Secara umum ada 3 jenis dongkrak yang biasa digunakan antara lain: dongkrak jenis botol, dongkrak jenis Gunting dan
Dongkrak jenis Buaya, ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri yang mana secara umum dongkrak buaya lebih aman digunakan dan lebih mahal harganya sedangkan dongkrak gunting lebih ringkas dan harganya murah. Berikut ini adalah Jenis dongkrak mobil dan fungsinya:

Jenis Dongkrak Botol (Botle Jack)

Dongkrak botol adalah dongkrak dengan sistem hidrolis yang bentuknya menyerupai botol, dongkrak ini untuk menggunakannya diletakkan dibawah mobil dan memompa tuasnya (digerakkan naik turun dengan tangan) yang kemudian sistem hidrolis dongkrak akan mengangkat beban di atasnya (mobil), untuk menurunkan mobil yang telah diangkat cukup mudah yakni dengan cara memutar katup dongkrak pada bagian bawah sehingga secara perlahan sistem hidrolis akan kehilangan tekanannya dan beban akan turun dengan perlahan. Jenis dongkrak botol ini cukup ergonomis dan kecil (ringkas) sehingga banyak disukai pemilik mobil, pecinta otomotif banyak membawa dongkrak ini sebagai piranti dasar dalam perawatan mobil serta dibawa kemana-mana.

Selain praktis dongkrak botol juga cukup murah harganya (meskipun masih lebih murah dongkrak gunting).

Jenis Dongkrak Gunting

Dongkrak guntung juga sering disebut dangkrak ketupat atau dongkrak jembatan, gerakan naik/ turun dongkrak gunting ini sangat mirip dengan gunting yang mana untuk menaikkan beban pecinta otomotif cukup memutar poros searah jarum jam dan untuk menurunkan pecinta otomotif memutar ke arah sebaliknya. Sistem dongkrak guntuing ini tidak memakai sistem hidrolis sehingga pecinta otomotif tidak perlu khawatir bocor saat mobil telah terangkat, resikonya memutar ulir (poros) juga terasa agak berat.

Jenis Dongkrak gunting ini menjadi dongkrak yang paling murah harganya jika dibandingkan dengan ke 2 jenis dongkrak lain (buaya dan botol), perawatan sangat mudah, agak sulit menggunakannya karena agak berat memutarnya dan harus membungkuk.
Dongkrak tipe gunting ini menjadi dongkrak standar/ bawaan mobil (disertakan saat pecinta otomotif membeli mobil baru), cukup ringkas pula

Jenis Dongkrak Buaya

Jenis dongkrak buaya memakai sistem hidrolis untuk mengangkat beban, akan tetapi cara mengangkat beban dongkrak ini sangat mirip dengan membukanya mulut buaya sehingga dinamakan dongkrak buaya. Dongkrak buaya menjadi dongkrak yang paling mudah digunakan karena memakai sistem hidrolis dan tuas yang panjang sehingga mudah memasukkan dalam kolong mobil, mudah dipindahkan karena dongkrak ini memiliki 4 roda, ringan karena memaki sistem hidrolis.

Kekurangan dongkrak buaya adalah harganya yang mahal dan dimensi yang besar sehingga kurang praktis, membutuhkan tempat yang besar untuk menyimpan dongkrak buaya sehingga dongkrak tipe ini jarang dibawa kemana-mana. Jenis dongkrak buaya sangat cocok untuk pecinta otomotif yang memiliki usaha bengkel mobil atau sangat sering membenahi mobil di rumah.

Jika anda membutuhkan dongkrak anda bisa membelinya secara online, kunjungi peralatanbengkel.net merupakan toko online jual peralatan bengkel mobil paling lengkap berkualitas dengan harga diskon

Macam Macam Mesin Las

Las (welding) adalah salah satu teknik penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi dengan atau tanpa tekanan dan dengan atau tanpa logam penambah dan menghasilkan sambungan yang kontinyu. Salah satu cara menyambung dua bagian logam ini dapat dengan menggunakan energi panas. Lalu dari manakah energi panas tersebut didapatkan? Pada awal abad ke-20, energi panas didapatkan dari pembakaran gas acetylena atau yang lebih dikenal dengan nama las karbit. Pada Perang II penggunaan las listrik sebagai sumber energi panas mulai digunakan secara massal.

Las busur listrik atau biasa disebut las listrik adalah las dengan menggunakan nyala busur atau percikan listrik sebagai sumber panas yang diarahkan ke permukaan logam yang akan disambung. Sumber panas yang dihasilkan pada las listrik ditimbulkan oleh busur api arus listrik, yang mengalir antara elektroda las dan objek atau benda kerja. Bagian logam atau benda kerja yang terkena busur listrik tersebut akan mencair, demikian juga elektroda yang menghasilkan busur listrik akan mencair pada ujungnya dan merambat terus sampai habis.

Logam cair dari elektroda dan dari sebagian benda kerja yang akan disambung itu bercampur dan mengisi celah dari kedua logam yang akan disambung, kemudian logam itu membeku maka tersambunglah kedua logam tersebut secara permanen. Jenis sambungan hasil dari las listrik ini merupakan sambungan tetap.  Arus yang digunakan untuk pengelasan dapat berupa arus AC maupun DC, tergantung mesin las yang digunakan. Gambar di bawah ini menggambarkan proses welding pada mesin las.

https://i2.wp.com/hargareview.com/wp-content/uploads/2016/05/sistem-las-listrik-300x272.png

Jenis arus ini yang membedakan macam-macam mesin las listrik. Berikut ini pembahasan dari masing-masing jenis mesin las listrik tersebut :

1. Mesin Las Arus AC (Bolak-Balik)

https://i2.wp.com/hargareview.com/wp-content/uploads/2016/05/ac.jpegMesin las ini membutuhkan arus bolak-balik atau biasa disebut arus AC. Arus ini adalah arus yang dihasilkan oleh pembangkit lisrik , listrik PLN, atau listrik hasil generator AC. Biasanya tegangan listrik yang dihasilkan dari sumber listrik ini belum sesuai dengan tegangan listrik yang dibutuhkan alat las, bisa jadi tegangan lebih besar atau pun lebih kecil sehingga dibutuhkan alat untuk menurunkan atau menaikkan tegangan listrik ini, alat tersebut ialah transformator atau biasa disingkat trafo. Gambar di samping ini merupakan contoh jenis las arus AC.

Trafo yang digunakan pada alat las listrik di pasaran menggunakan trafo step down yaitu trafo yang berfungsi untuk menurunkan tegangan listrik. Mengapa menggunakan trafo step down? Karena listrik yang disalurkan PLN masih berupa tegangan tinggi. Biasanya tegangan listrik yang didistribusikan ke daerah bisnis sekitar 20 kV sedangkan yang disalurkan ke konsumen rumah tangga sekitar 220 V. Alat las listrik di pasaran hanya membutuhkan tegangan listrik berkisar 55  hingga 85 Volt.

Trafo yang digunakan pada alat las listrik memiliki daya yang cukup besar. Agar alat las listrik dapat mencairkan sebagian logam induk dan elektroda maka dibutuhkan energi yang besar. Dikarenakan tegangan listrik pada bagian terminal kumparan sekunder hanya kecil, maka untuk menghasilkan daya yang besar perlu arus besar. Arus yang digunakan untuk peralatan las sekitar 10 ampere sampai 500 ampere. Besarnya arus listrik dapat diatur sesuai dengan keperluan las. Untuk keperluan daya besar diperlukan arus yang lebih besar pula, dan sebaliknya.

Arus pada transformator dapat disetel sesuai kebutuhan dengan memutar ulir penyetel arus. Desain ini biasanya memungkinkan tukang las untuk dapat memilih arus keluaran dengan menggerakkan kumparan primer mendekat atau menjauh dari kumparan sekunder, menggerakkan  magnetic shunt (gulungan magnetik) ke dalam atau ke luar dari inti trafo, menggunakan rangkaian seri dari transduktor. Pada transformator las AC, terdapat dua kabel yaitu kabel busur dan kabel masa, dimana jika kedua kabel tersebut tertukar, tidak akan mempengaruhi perubahan temperature yang timbul.

Kelebihan dari mesin las arus searah

  • Perlengkapan dan perawatan lebih murah
  • Kabel massa dan kabel elektroda dapat ditukar untuk mempengaruhi keluaran
  • Busur yang menyala kecil sehingga dapat mengurangi timbulnya keropos pada gerigi las

Kekurangan dari mesin las arus searah

  • Tidak dapat dipergunakan untuk semua jenis elektroda
  • Tidak dapat digunakan untuk mengelas semua jenis logam
  • Suara yang dihasilkan lebih bising
  • Nyala busur tidak terlalu stabil

2. Mesin Las Arus DC (Searah)

Selain arus bolak balik, arus searah atau arus DC juga dapat menjadi sumber listrik untuk mesin las listrik. Arus listrik ini berasal dari mesin berupa dinamo listrik searah. Dinamo dapat digerakkan oleh motor listrik, motor bensin, motor diesel, atau alat penggerak yang lain. Mesin arus yang menggunakan motor listrik sebagai penggerak pada mulanya memerlukan peralatan yang berfungsi sebagai penyearah arus. Penyearah arus atau rectifier berfungsi dalam mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC). Arus bolak-balik yang diubah menjadi arus searah pada proses pengelasan mempunyai beberapa kelebihan, antara lain:

  • Nyala busur listrik yang dihasilkan lebih stabil,
  • Dapat menggunakan berbagai jenis elektroda,
  • Tingkat kebisingan lebih rendah,
  • Lebih fleksibel, karena dapat diubah ke arus bolak-balik atau arus searah.
  • Dapat digunakan untuk mengelas plat logam yang lebih tipis

https://i1.wp.com/hargareview.com/wp-content/uploads/2016/05/dc-300x225.jpgGambar di samping merupakan jenis las AC. Di pasaran terdapat 2 jenis mesin las DC, yaitu mesin las stasioner atau mesin las portabel. Mesin las stasioner dapat Anda gunakan pada tempat atau bengkel yang mempunyai jaringan listrik permanen, misal listrik PLN.

Adapun mesin las portable yang mempunyai bentuk relatif kecil bisa Anda gunakan untuk melakukan las di tempat-tempat yang tidak terjangkau jaringan listrik, seperti pulau atau daerah terpencil yang jaringan listriknya belum permanen atau listrik yang dihasilkan tidak stabil seperti listrik hasil sel tenaga surya, angina, dan sumber energi terbarukan lainnya.

Hal yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian mesin las adalah penggunaan yang sesuai dengan prosedur yang dikeluarkan oleh prabrik pembuat mesin, perawatan yang sesuai dengan anjuran. Acap kali gangguan-gangguan dapat timbul pada mesin las, antara lain mesin tidak mengeluarkan arus listrik atau nyala busur listrik yang dihasilkan lemah.

3. Mesin Las Ganda (AC – DC)

https://i0.wp.com/hargareview.com/wp-content/uploads/2016/05/ac-dc.jpgJenis yang terakhir ialah mesin las ganda, dimana mesin las ini mampu mengelas dengan menggunakan sumber listrik arus searah (DC) maupun dengan arus bolak-balik. Mesin las ganda mempunyai transformator satu fasa dan sebuah penyearah atau rectifier dalam satu unit mesin.

Output arus bolak-balik diambil dari terminal lilitan sekunder transformator melalui regulator arus. Adapun arus searah diambil dari keluaran rectifier. Pengaturan untuk memilih keluaran arus bolakbalik atau arus searah dapat dilakukan dengan mudah, yaitu hanya dengan memutar alat pengatur arus dari mesin las. Gambar di samping ini adalah mesin las ganda (AC-DC).

Mesin las AC-DC lebih fleksibel karena mempunyai semua kemampuan yang dimiliki masing-masing mesin las DC atau mesin las AC. Mesin las jenis ini sering digunakan untuk bengkel-bengkel yang mempunyai jenis-jenis pekerjaan yang lebih bervariasi, sehingga tidak perlu mengganti-ganti jenis las untuk pengelasan berbeda. Mesin las arus ganda dapat menyuplai arus antara 25 ampere sampai 140 ampere yang digunakan untuk mengelas plat – plat tipis, baja anti karat (stainless steel) dan alumunium. Dalam melakukan pengelasan benda kerja yang tebal, arus dapat diatur dari 60 hingga 300 ampere.

Jika anda membutuhkan mesin las anda dapat membelinya di mesinlas.net, Jual Mesin Las dan peralatan las lainnya paling lengkap berkualitas dengan harga terjangkau